Collaboration

Akademisi UNRI Jadi Narasumber Pelatihan Dashboard Green Policing Presisi Polda Riau

Akademisi UNRI menjadi narasumber Pelatihan Dasbor Green Policing Presisi Polda Riau untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data, mitigasi bencana dan menjaga lingkungan.

Assoc. Prof. Dr. Rahmad Kurniawan, ST., MIT., (MTA., CISDV.) bersama Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum.

Assoc. Prof. Dr. Rahmad Kurniawan, ST., MIT., (MTA., CISDV.) bersama Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum.

Assoc. Prof. Dr. Rahmad Kurniawan, S.T., M.I.T., (MTA., CISDV.) dosen Jurusan Ilmu Komputer FMIPA Universitas Riau sekaligus Ketua KJFD Machine Learning and Knowledge Discovery (MLKD) menjadi narasumber dalam Pelatihan Pengembangan Dasbor Green Policing Presisi Polda Riau yang dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026 di Aula 91 Media Center Polda Riau. Kegiatan ini diikuti oleh JPU Polda Riau, perwakilan satuan kerja, serta personel Polres/ta se-Riau.
Pembukaan Pelatihan Dasbor Green Policing Presisi Polda Riau
Pelatihan Dasbor Green Policing Presisi Polda Riau
Green Policing merupakan pendekatan kepolisian yang mengintegrasikan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban dengan kepedulian terhadap lingkungan, pencegahan kerusakan ekologis dan mitigasi bencana. Dalam pelatihan tersebut, peserta mempelajari pemanfaatan Dasbor Green Policing Presisi yang mengintegrasikan berbagai informasi seperti titik panas, cuaca, kualitas udara, lahan gambut, banjir, akses jalan, jembatan fasilitas publik dan informasi penting lainnya dalam berbagai mode pemantauan lingkungan. Informasi tersebut dapat membantu membaca kondisi wilayah, menentukan prioritas, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis data.
Rahmad Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Riau yang maju dalam mengadopsi teknologi serta membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi. Menurutnya, semangat Green Policing menunjukkan langkah adaptif Polda Riau dalam memadukan tugas kepolisian, teknologi dan kepedulian terhadap lingkungan. 
“Saya sangat mengapresiasi Kapolda Riau dan jajarannya yang inovatif dan adaptif. Semoga Dasbor Green Policing Presisi terus berkembang dan memberi manfaat nyata dalam mendukung pencegahan karhutla, mitigasi bencana, perlindungan lingkungan serta pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.----
UNRI Academic Serves as Speaker at Polda Riau
Assoc. Prof. Dr. Rahmad Kurniawan, S.T., M.I.T., (MTA., CISDV.) a lecturer at the Department of Computer Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Riau, and Chair of the Machine Learning and Knowledge Discovery (MLKD) Academic Group, served as a speaker at the Green Policing Presisi Dashboard Development Training organized by Riau Regional Police. The training was held on Thursday, August 6, 2026, at the Aula 91 Media Center of Riau Regional Police and was attended by senior officers, representatives of various units, and personnel from police precincts across Riau Province.
Green Policing is an approach that integrates policing and public security responsibilities with environmental protection, prevention of ecological damage, and disaster mitigation. During the training, participants learned how the Green Policing Presisi Dashboard integrates various types of information, including hotspots, weather conditions, air quality, peatlands, floods, road access, bridges, and public facilities. The integrated information can support situational awareness, priority setting, and faster data-driven decision-making.
Rahmad expressed his appreciation to Riau Regional Police for its commitment and openness to adopting technology and strengthening collaboration with universities. He noted that the Green Policing initiative reflects an adaptive approach that combines policing, technology, and environmental awareness. “I highly appreciate Riau Regional Police for being open to innovation and data-driven approaches. I hope the Green Policing Presisi Dashboard will continue to develop and provide real benefits in supporting forest and land fire prevention, disaster mitigation, environmental protection, and public services,” he said.